Gunung Tangkuban Perahu dan Legenda Sangkuriang

Lembang masih memiliki gunung yang menawarkan pesona alam yang luar biasa. Pokoknya kalau kamu berwisata ke Lembang maka kamu harus mampir ke Gunung Tangkuban Perahu. Kalau kamu tahu legenda Sangkuriang pastinya sudah tidak asing lagi dengan Gunung Tangkuban Perahu.

responsive

Gunung tangkuban perahu ini berada pada ketinggian 2.084 meter di atas permukaan laut dengan pemandangan pohon pinus yang rimbun ditambah hamparan luas kebun teh membuat gunung tangkuban perahu semakin mempesona. Gunung tangkuban perahu ini adalah jenis gunung stratovulcano dengan pusat erupsi yang terus berpindah dari arah timur menuju barat.

Tangkuban perahu, instagram @davidyhtam

Beberapa tanda gunung tangkuban perahu masuk ke dalam gunung aktif adalah adanya gas belerang dan sumber – sumber mata air panas di kaki gunungnya. Salah satunya sumber ari panas ciater. Suhu gunung tangkuban perahu di siang hari adalah 17 derajat Celcius dan pada malam hari hanya 2 derajat celcius. Jangan lupa ya, kalau kamu berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu untuk memakai jaket atau sweter dan masker untuk melindungi nafas dari bau belerang yang menyengat.

Legenda Sangkuriang

Sangkuriang adalah seorang pemuda yang mencintai seorang wanita cantik yang ternyata adalah ibu kandungnya sendiri. kisah awal cerita tentang sangkuriang dimulai ketika sangkuriang diusir oleh dayang Sumbi.

Sangkuriang ketika kecil disuruh untuk berburu rusa oleh dayang Sumbi ditemani anjing yang selalu bersama mereka. Anjing itu adalah tumang. tumang merupakan ayah dari sangkuriang. Dia adalah pangeran yang dikutuk menjadi anjing.

Ketika berburu, sangkuriang tidak berhasil mendapatkan rusa, akhirnya dia membunuh tumang dan memberikan hatinya kepada dayang Sumbi. Dayang Sumbi yang mengetahui hal itu merasa sangat marah dan akhirnya mengusir Sangkuriang.

Ketika sudah dewas Sangkuriang kembali dan bertemu kembali dengan Dyang Sumbi. Diapun berkeinginan untuk menikahi Dayang Sumbi. Karena Dayang Sumbi tahu kalau Sangkuriang adalah anaknya maka Dayang Sumbi memberikan sebuah syarat yang sangat sulit. Sangkuriangpun gagal dan akhirnya menendang perahu yang dijadikan syarat untuk bisa menikahi dayang sumbi tersebut.

Wisata Menarik Lainnya: Penting! Ternyata Pantai Indrayanti itu…

Singkat cerita, Perahu yang Sangkuriang tendang itu akhirnya berubah menjadi gunung dan diberi nama dengan Gunung Tangkuban Perahu.

Gunung Tangkuban Perahu

Pemandangan gunung tangkuban perahu makin mempesona karena ada tiga buah kawah besar yang bisa kamu nikmati pemandangannya selama berada di Gunung Tangkuban perahu. Panorama yang disuguhkan oleh kawah – kawahnya benar – benar sangat memukau. Kawah apa sajah ya itu? Ini dia informasinya.

  1. Kawah Ratu

Kawah Ratu adalah kawah terbesar yang ada di Gunung Tangkuban Perahu. Keindahan kawahnya masih benar – benar terjaga alami. Untuk menuju kawah ratu kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun menggunakan mobil sewaan. Kamu bisa menikmati pemandangan yang sangat indah di kawah ratu dari dataran yang tinggi. Jalannya juga tidak terlalu sulit.

Tanah di kawasan Kawah Ratu berwarna putih dengan bebatuan yang berwarna kuning karena banyaknya belerang. Kamu juga bisa menyaksikan asap putih yang mengepul dari kawah. Oh ya, untuk menikmatinya kamu tidak boleh terlalu dekat karena berbahaya. Kamu tidak boleh melewati pembatas yang disediakan.

  1. Kawah Upas

Kawah Upas adalah Kawah yang berada disebelah kawah ratu. Untuk mencapai kawah ini kamu harus berjuang lebih keras karena jalannya cukup terjal dan curam. Kawahnya juga lebih kecil dari kawah ratu. Kawah Upas ini bisa dibilang lebih sepi dari kawah ratu karena jalannya memang cukup menyulitkan juga.

  1. Kawah Domas

Dikawah Domas kamu bisa menikmati pemandangan kawah dengan lebih menyenangkan karena bisa melihat kawah secara langsung tanpa menggunakan pembatas. Kamu juga bisa merebus telur di kawah domas ini. Menarik kan? Mau tahu kan gimana rasanya telur yang direbus secara alami? Datang saja langsung ke gunung tangkuban perahu.

Harga Tiket Masuk Gunung Tangkuban Perahu

Harga tiket masuk gunung tangkuban perahu dibedakan menjadi wisatawan domestik dan mancanegara. Untuk hari biasa wisatawan domestik tiket masuknya adalah Rp 20.000 sedangkan wisatawan mancanegara adalah Rp 200.000.

Kendaraan roda dua Rp 12.000, kendaraan roda empat Rp 25.000, kendaraan roda enam Rp 110.000, dan sepeda Rp 7.000.

Harga tiket masuk untuk hari libur lebih mahal yaitu Rp 30.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 300.000 untuk wisatawan mancanegara. Kendaraan roda dua Rp 17.000, kendaraan roda empat Rp 35.000, kendaraan roda enam Rp 150.000, dan sepeda Rp 10.000.

Kalau kamu ingin tahu lebih lengkapnya seperti apa gunung tangkuban perahu itu maka buruan deh kamu datang ke gunung tangkuban perahu dan mulai rasakan sensasinya.