Pantai Kukup, Tanah Lot versi Jogja

Satu lagi pantai terkenal dan sering dikunjungi wisatawan yang ada di kawasan Gunungkidul, yaitu Pantai Kukup. Hampir sama seperti pantai pada umumnya, pantai Kukup juga memiliki hamparan pasir putih yang sangat luas, deru ombak yang enggak terlalu besar dan keindahan di waktu senja. Tapi satu hal, ialah pemandangan yang sama seperti di Tanah Lot. Apa itu? Baca habis artikel selanjutnya.

responsive
Pantai Kukup, instagram @naim_mustofa

Hal yang menarik dari pantai Kukup ini, kamu bisa menemukan daerah dangkal di tepi pantai yang berisi terumbu karang, bintang laut, berbagai jenis ikan hias yang ada di laut dan kehidupan dalam laut lainnya. Apalagi saat laut sedang surut, ikan-ikan hias seringkali terjebak dalam kubangan. Tetapi, hati-hati saat kamu berwisata ke Pantai Kukup ini, dikarenakan adanya ubur-ubur beracun, landak laut atau yang lebih akrab dikenal dengan bulu babi. Jangan sampai terinjak, terpegang atau lainnya karena bulu babi ini memiliki duri yang beracun. Yang bisa menyebabkan infeksi, rasa nyeri sampai kejang-kejang.

Tapi enggak perlu terlalu khawatir, di pusat informasi pantai ini sudah disediakan tim SAR yang bakal memberi pertolongan untuk siapapun dan seringkali mengingatkan bila ada ancaman biota laut yang berbahaya. Atau jika kamu terkena ubur-ubur laut yang membuat gatal, cara pertama mengatasinya dengan mengoles kerang-kerangan di tempat yang gatal atau segera minum kopi. Karena, kopi bisa menetralisir racun yang ada.

Wisata Menarik Lainnya: 10 Tempat Makan Enak Di Bogor Yang Wajib Kamu Coba!

Kalau kamu berlibur ke pantai ini, jangan lupa untuk merasakan sensasi kehidupan bawah laut alias snorkeling. Menyimak kehidupan indah di bawah laut. Dan menariknya, di pantai ini terdapat gua-gua karang di tebing sisi barat. Jadi, kamu bisa beristirahat atau berteduh di dalam sana. Bergeser ke sisi timur, kamu bisa melihat pulau karang bernama Pulau Jumino yang mirip seperti Tanah Lot yang ada di Kota Bali. Bedanya, di sana enggak ada pura-pura atau pura tersebut diganti dengan semacam Gardu Pandang.

Nah, dari sana kamu bisa menikmati pemandangan pantai Kukup lebih dekat, lebih indah; debur ombak yang merdu, air laut biru yang jernih, batu-batu karang dan lain sebagainya. Semuanya bertemu di satu waktu, membuat liburan kita membekas. Apalagi di detik-detik langit berubah warna menjadi orange atau buah jeruk segar. Ketika matahari pelan-pelan tenggelam dan terganti semesta malam. Gardu Pandang ini berada di atas batu karang yang berdiri kokoh, tepat kea rah laut. Tenang aja, untuk mencapai Gardu Pandang Pantai Kukup ini, kamu bisa melewati jembatan yang memang disediakan untuk pengunjung. Dan yang juga enggak boleh dilewatkan dari berlibur di Pantai Kukup ini adalah mengunjungi Aquarium Laut yang berdiri enggak jauh dari pantai. Di sana, tempat segala informasi mengenai satwa laut. Tentunya lebih dekat. Lebih nyata.

Pantai Kukup Jogja, instagram @indut_bahari

Fasilitas Objek Wisata Pantai Kukup

Fasilitas yang disediakan objek wisata Pantai Kukup ini cukup lengkap, antara lain; parkir yang luas dan aman, tempat ibadah atau musholla yang bisa kamu temui dengan mudah di sekitar pantai, beberapa tempat makan dengan menu khas dan olahan hasil laut, penginapan atau hotel dengan harga terjangkau, juga berbagai pedagang ikan-ikan hias laut, terumbu karang dan berbagai macam souvenir khas Pantai Kukup dan lain-lain.

Lokasi Objek Wisata Pantai Kukup

Pantai Kukup bisa kamu temui di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul (memakan waktu kurang lebih 1,5 – 2 jam dari kota Jogja).

Harga Tiket Masuk Objek Wisata Pantai Kukup

4.000 rupiah per orang (sudah termasuk 7 pantai lainnya; Pantai Baron, Pantai Sepanjang, Pantai Drini, Pantai Krakal, Pantai Sundak, Pantai Pulang Syawal, Pantai Pok Tunggal).

Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi objek wisata satu ini? Melihat Tanah Lot versi Jogja, menikmati kehidupan biota bawah laut atau memburu senja dan keseruan lainnya, yang tentunya bakal membuat liburan kamu membekas. Selamat berlibur di Pantai Kukup. Semoga selalu menyenangkan, ya.